Masih ingat dengan cita-cita kalian dulu sewaktu kecil? Mau jadi pilot, astronot atau presiden? Atau malah tidak pernah memiliki cita-cita samasekali?…hehehe. Kalau menurut saya kok terlalu muluk-muluk ya bercita-cita setinggi langit itu. Jujur dulu sewaktu kecil saya tidak pernah memiliki cita-cita, hanya ada sedikit angan-angan dan itu pun tidak saya utarakan kepada siapapun.
Sejak kecil kita pasti selalu dididik oleh orang tua maupun guru-guru kita di sekolah agar kelak menjadi manusia yang baik serta memiliki kehidupan yang lebih baik pula dan selalu diberikan semangat untuk bercita-cita yang baik dan setinggi-tingginya. Saya masih ingat ketika kecil dulu ditanya sama ibu guru saya, besok kalau gede mau jadi apa, temen-temen yang lain menjawab macem-macem dan hanya saya sendiri yang nggak bisa jawab.
Coba kalau dulu saya bercita-cita ingin jadi astronot, pasti sekarang tiap hari bolak-balik ke bulan seperti layaknya orang mau pipis ke kamar kecil.
Tapi saya yakin kalau Barack Obama dulu sewaktu kecil juga tidak pernah memiliki cita-cita untuk jadi presiden, hanya saja seiring berjalannya waktu dan karir beliau yang cemerlang telah mengantarkannya menjadi orang nomor satu di Ameriko sono. Berarti cita-cita itu tidak terlalu penting?, terus apa yang lebih penting?. Kalau cuma tanya sama rumput yang bergoyang pasti dia tidak akan bisa jawab. Ah pusinggg…
Image Source : http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Astronaut-EVA.jpg



ahak.. cita2 emang gak penting.. realisasinya yg penting :p
betuullll
Cita2 saya dulu pengen jadi artis, apalagi lihat Ariel, … ngiri!
sekarang malah jadi blogger,….
saya juga ngiri liat Ariel bang…apalagi kalau liat videonya,
video klipnya maksudnya
Iya,… video Ariel yang keren2 itu sering membuat pria mengutuk dirinya sendiri *halah,… ngomongin apa seh*
kalau saya sendiri memang berpandangan cita-cita setinggi langit itu harus mas, karena semakin tinggi cita-cita kita akan semakin semangat dan termotivasi dalam mengejarnya,
yoi mas Yos, semangat untuk mengejarnya itu yg paling penting…
cita cita itu penting, kalo toh banyak orang yg waktu kecil bercita-cita sangat tinggi namun akhirnya tidak jadi juga itu karna mereka tidak benar2 mencita2kan nya melainkan hanya fantasi masa kecil. kalo seseorang benar2 mencita2kan sesuatu maka entah sekarang atau 50 tahun lagi orang tersebut pasti akan terus mengusahaakannya sampai cita2 nya menjadi kenyataan
betul juga mbak, namun sebagian orang mungkin tidak konsisten dengan cita-citanya, maka yg terjadi dia tidak dapat meraihnya…
Saya setinggi cagak saja wae mas.
ahihihi…cagak opo yo? kui potone nek dicagaki apik lho
Untuk mensuprot anyak-anyak, cita-cita sungguhlah penting mas. Pengandaian di atas yang “menganggap” cita-cita kurang penting dan menanyakan apa yang penting, menurut saya jawabannya ada di Surat “Wamaa kholaqtul jinna wal insaa illaa liya’buduun”.
saya percaya kalau pak Wandi sebagai seorang pendidik memang harus selalu mensuport anak-anak agar tetap semangat…
Kalo dulu SD saya ditanya, cita-citanya apa, jawab saya, “tidak tahu”. Trus SMP dan SMA, cita-cita saya cuma jadi orang yang berguna bagi orang lain, tidak mau jadi PNS dan pengen jadi pengusaha. Alhamdulillah, sudah kesampaian tapi belum cukup berguna bagi orang lain. Cita-cita yang terakhir ini sepertinya harus lebih keras dikejar.
Alhamdulillah kalau sudah kesampaian mas, tetep semangat mas biar bisa menjadi pengusaha sukses dan berguna bagi banyak orang
BENER PUSING BANGET…..
Mkasih nih informasinya moga sukses trus gan…
saya bercita – cita menjadi presiden…
sebenarnya ,keinginan dan niat itu ada,, tp smga kesempatan dan usahanya ada.. hhe
hmm… mau jadi presiden termuda di indonesia , dan mampu menjadi presiden yang disayangi rakyat. doa kan iiah. .
sweetheart_qisti@yahoo.com
sipp…ok tak doain….kapan nih kampanye?