Thursday, June 23, 2016

Blibli: Berani Jual Ponsel BM, Kami Tendang

Meski sudah ada aturan resmi, tak dapat dipungkiri kalau peredaran ponsel Black Market (BM) masih cukup banyak di Indonesia. Bahkan tak sedikit yang terang-terangan menjualnya lewat jalur e-commerce. Blibli memastikan pihaknya bakal menindak tegas rekanan yang berani melakukan hal tersebut.

Blibli sendiri tak memungkiri kalau ada beberapa rekanan nakal yang coba memasarkan ponsel BM di mal online-nya. Tapi hal tersebut tak berlangsung lama, karena menurut CEO Blibli Kusumo Martanto, timnya langsung melakukan tindakan.

"Jumlahnya tak banyak, kami telah menendang lima merchant yang ketahuan menjual ponsel BM. Kami tegas karena bukan cuma himbauan yang kami lakukan, tapi perjanjian dengan materai di atas kertas," kata Kusumo, di Gudang Blibli Cawang, Jakarta.

Kusumo menekankan, semua barang yang dijual lewat Blibli wajib mengikuti aturan yang diberlakukan pemerintah. Tindakan semacam itu perlu dilakukan, karena barang BM diyakini bisa merugikan konsumen baik dari kualitas yang tak melalui proses seleksi, maupun soal layanan purna jual yang tak bisa dipertanggungjawabkan.

Blibli sendiri saat ini telah berkolaborasi dengan setidaknya 10 ribu merk yang menjual produknya di mal online-nya. Dari jumlah tersebut, ada sekitar 800 ribu barang yang terdaftar di etalasenya. Itu pun jumlahnya terus meningkat, mengingat tiap minggunya item yang ditawarkan bertambah 10 ribu hingga 15 ribu barang per minggunya.

Sedangkan untuk jumlah merchant yang digandeng Blibli jumlahnya berada di angka 10 ribu sampai 11 ribu merchant. Yang mana sekitar 2500 merchant di antaranya merupakan kategori Usaha Kecil Menengah (UKM).

(yud/rns)


sumber http://inet.detik.com/

0 comments:

Post a Comment